Struktur kendali dalam pemrograman adalah bagian penting dalam suatu bahasa pemrograman karena bagian ini mengatur jalannya eksekusi suatu program. Contohnya adalah perulangan yang digunakan untuk mengulang perintah sebanyak yang diinginkan oleh programmer atau sebanyak kondisi tertentu. Selain perulangan juga terdapat struktur kondisi yang memungkinkan program berjalan dengan kondisi/syarat tertentu.
1. WHILE – DO ( pengulagan dengan Kondisi )
While
berarti selagi/ selama dan do berarti lakukan. Jadi, while-do artinya
struktur pengulangandimana selama kondisi ( persyaratan ) pengulangan
masih benar, maka aksi dikerjakan.
Contohnya
saja pada repeat-until tadi selama kita memasukkan NIM tidak benar/
belumditemukan akhir tabel belum terlampaui, maka dapat dicari NIM pada
entry tabel yang sama, jikasudah ditemukan mengambil nilai tersebut,
selanjutnya meninjau entry berikutnya didalam table.
Example:
Program Pencarian{Program mencari nilai mahasiswa didalam tabel dengan NIM= a.Tabel sudah berisi data NIM,nama dan nilai}
Algoritma
Tinjau entry pertama tabelWhile NIM yang dicari belum ditemukan dan akhir tabel belum terlampaui doIf NIM pada entry tabel sama dengan NIM yang dicari then ambil nama, nilai dari NIM tersebut
Else
Tinjau entry berikutnya didalam table
Tinjau entry pertama tabelWhile NIM yang dicari belum ditemukan dan akhir tabel belum terlampaui doIf NIM pada entry tabel sama dengan NIM yang dicari then ambil nama, nilai dari NIM tersebut
Else
Tinjau entry berikutnya didalam table
Pada
while-do kondisi pengulangan di evakuasi di awal pengulangan, berbeda
dengan repeat-until kondisi pengulangan di evakuasi di akhir.
Contoh : Program cetak banyak_Belajar yang rajin oce!
{ mencetak ‘Belajar Algoritma yuk!’, sebanyak 5 kali }
{ mencetak ‘Belajar Algoritma yuk!’, sebanyak 5 kali }
Deklarasi
i: integer ( pencacah pengulangan )
Algoritma
i <– 1while i 5 do ( ulangi sebanyak 5 kali )
write ( ‘Belajar Algoritma yuk’ )
i: integer ( pencacah pengulangan )
Algoritma
i <– 1while i 5 do ( ulangi sebanyak 5 kali )
write ( ‘Belajar Algoritma yuk’ )
i <– i + 1
end while
end while
. output
Belajar Algoritma yuk !
Belajar Algoritma yuk !
Belajar Algoritma yuk !
Belajar Algoritma yuk !
Belajar Algoritma yuk !
Belajar Algoritma yuk !
Belajar Algoritma yuk !
Belajar Algoritma yuk !
Belajar Algoritma yuk !
Belajar Algoritma yuk !
2. REPEAT - UNTIL ( Pengulangan dengan Kondisi )
Repeat
berarti ulangi dan until berarti sampai. Jadi, repeat-until adalah
struktur pengulangandimana aksi dilakukan hingga kondisi
(persyaratan ) berhenti terpenuhi.
Example: misalkan kita ingin mengetahui nilai dari mahasiswa jika data masukannya adalah NIM.
Program Pencarian{Program mencari nilai mahasiswa didalam tabel dengan NIM= a.Tabel sudah berisi data NIM,nama dan nilai}
Algoritmanya:tinjau
entry pertama tabelrepeatif NIM pada entry tabel sama dengan NIM yang
dicari then ambil nama dari NIM tersebutelsetinjau entry berikutnyauntil
nilai yang dicari ditemukan atau akhir tabel sudah terlampaui Pada
repeat-until jumlah pengulangan tidak dapat diketahui di awal. Karena
pengulangan aksiakan terus dilakukan sampai ditemukan entry dari apa
yang ditanyakan atau akhir tabel sudahterlampaui, berbeda dengan for-do
yang jumlah pengulangannya dilaksanakan.
Contoh : Program cetak banyak_Belajar yang rajin oce!
{ mencetak ‘ Mari Kita Belajar Algoritma!’ sebanyak 5 kali }
{ mencetak ‘ Mari Kita Belajar Algoritma!’ sebanyak 5 kali }
Deklarasi
i : integer ( pencacah pengulangan)
i : integer ( pencacah pengulangan)
Algoritma
i <– 1
repeat ( ulangi sebanyak 5 kali )
write ( ‘Mari Kita Belajar Algoritma!’ )
i <– i + 1
until i 5
· outputi <– 1
repeat ( ulangi sebanyak 5 kali )
write ( ‘Mari Kita Belajar Algoritma!’ )
i <– i + 1
until i 5
Mari Kita Belajar Algoritma!
Mari Kita Belajar Algoritma!
Mari Kita Belajar Algoritma!
Mari Kita Belajar Algoritma!
Mari Kita Belajar Algoritma!
3. FOR
For adalah perulangan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.Ini adalah
statement perulangan yang paling sering digunakan. Statement for
memiliki 3 parameter, yaitu nilai awal (initial value), tes kondisi yang
menentukan akhir loop, dan penentu perubahan nilai.
Bentuk umum :
For (<init-exp> ; <test-exp> ; <inc/dec-exp> )
Statement ;
Keterangan :
Init-exp :
ekspresi yang digunakan untuk melakukan inisialisasi terhadap
variable-variabel tertentu, terutama variable yang digunakan untuk
melakukan iterasi. Init-exp dapat berupa ekspresi maupun pendefinisian
variable.
Test-exp :
ekspresi yang memegang control terhadap proses perulangan tersebut, pada
bagian ini akan ditentukan apakah proses perulangan akan tetap
berlangsung atau tidak.
Inc/dec-exp : digunakan untuk mengatur perubahan nilai variable. Umumnya nilai variable tersebut bertambah / berkurang 1 (satu)
Syntax : for (inisialisasi ; syarat ; penambahan) {
pernyataan}
inisialisasi : keadaan awal dari variabel control
syarat : ekspresi relasi yang merupakan kondisi
penambahan : pengatur perubahan nilai variabel control
Contoh :
for (i=0;i<10;i++)
{
p=2+i;
}
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar